Berita

Tagor Aruan saat menyampaikan protes tindakan intoleransi oknum FPI di Batang Kuis/Repro

Nusantara

Pemuda Muhammadiyah Batang Kuis Kecam Pernyataan Provokatif Bermuatan SARA

SABTU, 02 MEI 2020 | 06:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara angkat bicara atas peristiwa penutupan Lapo tuak oleh beberapa oknum anggota Front Pembela Islam (FPI).

PC Pemuda Muhammadiyah Batang Kuis meminta kepolisian untuk melakukan proses hukum atas peristiwa yang terjadi di tanah Deli tersebut.

"Pemuda Muhammadiyah Batang Kuis mendukung pihak kepolisian untuk melakukan proses hukum yang berlaku di NKRI dengan seadil-adilnya," ujar Ketua PC Pemuda Muhammadiyah Batang Kuis, Irwansyah melalui video yang diunggah pada kanal Youtube, Jumat (1/5).


Namun demikian, kata Irwansyah, pihaknya juga menyesalkan pernyataan bernada provokatif yang dilontarkan Ketua Komite Independen Batak (KIB), Tagor Aruan melalui video yang meminta FPI agar diusir dari Deli Serdang, Kota Medan.

Pasalnya, pernyataan tersebut justru akan menuai reaksi yang mengarah pada isu-isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). 

"Kami juga mengecam pernyataan dari Tagor Arwan yang mengeluarkan statemen provokator yang menimbulkan SARA. Untuk Tagor Arwan, kami bersama FPI!," tegasnya.

Menurut Irwansyah, terkait penutupan Lapo Tuak yang dilakukan FPI Kecamatan Batang Kuis itu seharusnya diserahkan saja ke pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti perkara tersebut. Meskipun, lanjut Irwansyah, pihaknya memahami maksud dari gerakan amar makruf yang dilakukan FPI dengan menutup lapo tuak di Batang Kuis.

"Mendukung gerakan amar makruf nahi mungkar," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya