Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Nusantara

Evaluasi PSBB, Anies Baswedan: 98,4 Persen Bansos Terdistribusi Dengan Baik

JUMAT, 01 MEI 2020 | 21:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta tahap dua resmi berjalan satu minggu sejak diperpanjang pada Jumat lalu (24/4), selama 28 hari ke depan sampai dengan 22 Mei mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, menggelar rapat evaluasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di gedung Balaikota DKI Jakarta.

Sejumlah poin pun menjadi pembahasan. Salah satunya mengenai pendistribusian bantuan sosial (Bansos) yang telah diberikan kepada 1,2 juta warga Jakarta dengan kategori miskin dan rentan miskin.


Anies mengakui kalau pendistribusian tersebut masih banyak kekurangan seperti data yang tidak tepat sasaran. Untuk itu dirinya berjanji akan memperbaiki pada pendistribusian bansos tahap dua ini.

"Kemarin ada 1,6 persen distribusi (bansos) yang sampai ke orang yang tidak berhak. Tetapi kami bersyukur 98,4 persen terdistribusi dengan baik. Tetapi ini yang tidak jadi berita," ujar Anies Baswedan, Jumat (1/5).

"Dalam waktu singkat bansos bisa distribusi 98,4 persen kepada keluarga yang tepat. Saya kira itu langkah yang harus diapresiasi. Nah 1,6 lagi akan dikoreksi," sambung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Kedepannya, lanjut Anies, Pemprov DKI akan menambah lebih banyak lagi pendistribusian bansos untuk masyarakat miskin dan rentan miskin.

"Baik dari segi segmennya maupun jumlahnya, Bansos akan mengalami peningkatan di atas 1,2 juta dari yang kemarin," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya