Berita

Tas bantuan presiden/Net

Politik

Bantuan Tersendat Tas, Gerindra: Baiknya Semangat ‘Manggung’ Di Atas Penderitaan Rakyat Dihilangkan

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RMOL. Penyaluran bantuan sosial dari pemerintah untuk warga terdampak wabah Covid-19 yang sempat tersendat gara-gara tas pembungkus bantuan sembako belum selesai dicetak, amat disayangkan politisi Gerindra Kamrussamad.

Anggota Komisi XI DPR RI ini menyayangkan bantuan yang seharusnya sudah digelontorkan pemerintah kepada masyarakat miskin tertunda lantaran tas bertuliskan ‘Bantuan Presiden’ itu belum ada.

“Tidak sepatutnya hal tersebut terjadi, kepekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat akibat Covid-19 sudah sangat mendesak diberikan bantuan langsung untuk kebutuhan dasar rakyat,” ujar Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/4).


Kamrussamad lantas membandingkan model penyaluran era Presiden Soeharto dengan Presiden Joko Widodo.

“Di zaman Pak Harto Bantuan Presiden itu berbeda dengan program yang dilaksanakan dengan kementerian, sangat jelas Bantuan Presiden menjadi kewenangan sepenuhnya Presiden mau diberikan kepada siapa yang dikehendaki,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini presiden lebih narsis dalam memberikan bantuan dibandingkan sebelumnya. Dia meminta agar lebih peduli kepada rakyat dibandingkan mencari panggung.

“Zaman dan sistem pemerintahan saat ini sudah berubah. Sebaiknya semangat untuk “manggung” di atas penderitaan rakyat dihilangkan,” bebernya.

“Inilah saat tepat untuk bersatu membantu rakyat yang terdampak Covid-19 kesulitan hidup, kehilangan pekerjaan, dan kehilangan penghasilan. Lepaskan semua Birokrasi yang mempersulit dan memperlambat,” demikian Kamrussamad.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya