Berita

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla/Net

Politik

Bukan Tokoh Kaleng-kaleng, Pengamat: Kata Simpang Siur Adalah Istilah Halus Jusuf Kalla Mengkritik Pemerintah

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 05:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) yang menganggap penanganan Covid-19 masih simpang siur tak bisa dianggap remeh oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo.

"JK mantan Wapres dua kali, sekurang-kurangnya beliau tahu betul bagaimana sesungguhnya penanganan suatu kasus sehingga tidak simpang siur," kata pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/4).

Pemerintah, kata Ramses, harus memperbaiki sistem penangangan wabah yang telah menjangkit ribuan masyarakat Indonesia. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam hal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus benar-benar diperbaiki agar rantai penyebaran virus corona bisa benar-benar terputus.


Sebab, ketidaksinkronan pusat dan daerah inilai yang tengah disorot JK yang pernah menjadi wakil Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

"Kata simpang siur yang disampaikan JK itu sebetulnya kata halus. Bisa jadi maksud JK penanganannya (Covid-19) tidak adanya saling koordinasi yang baik antarpemerintah pusat dengan daerah, sehingga kebijakan PSBB pun dilakukan masing-masing daerah," tutup pengamat dari Lembaga Analisis Politik Indonesia ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya