Berita

Mantan Sekjen Prodem, Satyo Purwanto/Net

Politik

DPR Seharusnya Teriak Kencang Saat Pemerintah “Ngecrek” Utang Ke China

SENIN, 27 APRIL 2020 | 08:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap dan peran anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dipertanyakan. Ini lantaran mereka hanya diam ketika pemerintahan Joko Widodo melakukan utang besar-besaran ke negeri China.

Begitu kata aktivis yang juga mantan Sekjen Prodem, Satyo Purwanto usai setuju dengan sikap Presiden Tanzania, John Magufuli yang membatalkan pinjaman dari China. Magufuli menolak utang China lantaran menganggap syarat yang diberikan tidak masuk akal dan hanya bisa dipenuhi oleh orang mabuk.

"Yang heran kok DPR RI selama ini nggak ada suaranya, sementara pemerintah "ngecrek" nyari utangan sampai terkesan gadai murah nasib dan masa depan RI," ucap Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/4).


Seharusnya, kata Satyo, DPR merupakan pihak yang harus bersuara lantang atas utang yang dilakukan pemerintahan Jokowi. Apalagi, utang dalam jangka panjang dapat membebani generasi bangsa.

"Mestinya Komisi Pertahanan, Komisi Polhukam, Komisi Keuangan di DPR RI teriak paling kencang soal utang. Karena berpotensi menjadikan negara tersandera, bahkan terjerat utang dalam jangka panjang yang akhirnya membuat negara tidak berdaulat lagi, ini membahayakan masa depan RI," tegas Satyo.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya