Berita

Ilustrasi BLT/Net

Politik

Indef: Ekspekstasi Masyarakat Pada BLT Tinggi, Tapi Implementasinya Kacau

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hasil riset yang dilakukan oleh Institute For Development of Economic and Finance (Indef) menemukan mayoritas masyarakat memberikan sentimen negatif atas kebijakan yang dilakukan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Wakil Direktur Indef, Eko Listiyanto mengatakan hal tersebut terjadi akibat tidak konsistennya pemerintah dalam mengambil sebuah kebijakan. Salah satunya terkait bantuan langsung tunai (BLT).

"Sentimen publik atas BLT memiliki ekspektasi yang tinggi. Namun dalam implementasi kacau. Hal itu karena tidak tepat sasaran," ujarnya dalam diskusi online, Minggu (26/4).


Menurutnya, penyaluran BLT dari masa ke masa memang selalu menemukan masalah yang sama yakni data yang tidak valid.

"Untuk memperbaiki sentimen negatif tersebut perlu penguatan konsep implementasinya. Sehingga ketika bantuan datang, orang akan mengeluarkan pendapat positif di media sosial," katanya.

Hal yang juga menjadi sorotan adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hampir dilakukan di banyak daerah tetapi bantuan tersebut tidak paralel. Oleh karenanya, Eko meminta pemerintah harus memberikan solusi agar tidak terjadi konflik sosial.

Selain itu, menurut Eko, total tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 405.1 triliun sudah lebih dari cukup.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk sektor kesehatan sebesar Rp 75 triliun, social safety nett Rp 110 triliun, dukungan industri Rp 70,1 triliun, dan recovery ekonomi sebesar Rp 150 triliun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya