Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Tiga Perintah Jokowi Untuk Penyelamatan Ekonomi Sektor Riil

RABU, 22 APRIL 2020 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo meminta jajaran kabinetnya untuk membuat stimulus ekonomi bagi pelaku usaha di sektor riil. Ada tiga poin yang ditekankan Jokowi terkait hal tersebut.

"Pertama, asessment cepat kepada seluruh sektor rill yang terdampak. Tolong dipisah sektor yang paling parah, yang dampak sedang, dan bertahan justru bisa ambil peluang," ujar Jokowi dalan Ratas virtual yang disiarkan dari Istana Bogor, Rabu (22/4).

Kemudian untuk poin yang kedua, Jokowi menekankan kepada para menteri agar membantu semua tingkatan yang ada di sektor riil. Sebab sebelumnya, yang akan diberikan stimulus oleh pemerintah hanya usaha kecil menengah (UKM).


"Saya kira tiga ini menjadi sangat penting. Usaha mikro, usaha kecil, plus usaha menengah. Sehingga stimulus ekonomi harus menjangkau sektor-sektor ini," ungkap mantan walikota Solo ini.

"Tapi juga jangan dilupakan sektor-sektor informal. Karena ini banyak juga menampung tenaga kerja," sambungnya.

Adapun untuk poin yang ketiga, Jokowi meminta kementerian terkait untuk membuat skema stimulus ekonomi yang transparan dan terukur. Hal ini dimaksudkan untuk efektivitas program yang akan dijalankan nantinya.

"Skemanya betul-betul terbuka, transparan dan terukur. Sektor apa mendapatkan stimulus apa dan bisa menyelamatkan tenaga kerja berapa. Semua dihitung, saya minta diverifikasi detail, dievaluasi secara berkala, sehingga efektivitas stimulus ekonmi betul-betul bisa dirasakan sektor riil," pungkasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya