Berita

Covid-19/Net

Dunia

Alat Uji Covid-19 Yang Diimpor Dari China Terkontaminasi, UW Medicine Hentikan Pemesanan

RABU, 22 APRIL 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Fakultas Kedokteran Universitas Washington (UW Medicine) memutuskan untuk menghentikan sementara pengujian Covid-19 menggunakan alat yang diimpor dari Chima.

Pasalnya, sebagian kecil alat pengujian yang diproduksi oleh Lingen Precision Medical Products yang berbasis di Shanghai tersebut menunjukkan tanda-tanda kontaminasi.

"Saya baru saja merekomendasikan semua orang untuk menghentikan hal ini dan tidak menggunakannya sama sekali," ujar Ketua Sementara Departemen Kedokteran Laboratorium Universitas Washington, Geoff Baird, seperti dimuat SCMP, Selasa (21/4).


"Saya tidak bisa bilang saya tidak kecewa," lanjutnya.

Baird mengungkapkan, ia pertama kali mengidentifikasi masalah tersebut pada 16 April, keyika seorang rekannya memberi tahu bahwa beberapa cairan dalam botol yang ia kirim tampaknya telah berubah warna.

Ketika Baird mengecek alat uji lain yang masih dalam kotak, beberapa cairan memang telah berubah menjadi warna oranye atau kuning, bukan pink yang mengindikasikan adanya pertumbuhan bakteri. Beberapa juga terlihat keruh.

Berdasarkan pengujian laboratorium, dikonfirmasi terdapat bakteri yang disebut Stenotrophomonas maltophilia yang tumbuh dalam sampel yang terkontaminasi.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ia mengatakan para ilmuwan menambahkan sampel yang diketahui dari virus corona ke cairan pengawet spesimen yang terkontaminasi, yang disebut media transportasi virus, dan membandingkannya dengan cairan yang tidak terkontaminasi.

"Sama sekali tidak ada perbedaan," ujarnya.

Baird kemudian memutuskan untuk menghentikan pengujian menggunakan alat tersebut dan menghentikan beberapa pesanan tambahan.

Pengusaha asal Seattle yang menjembatani kontrak perdagangan dengan Lingen, Anita Nadelson mengungkapkan, pihak China akan mengembalikan investasinya.

"Mereka bekerja dengan tekun untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah ini. Kami memeriksa ini sebaik mungkin," ujar Nadelson.

UW Medicine sendiri mengalokasikan dana sebesar 125 ribu dolar AS untuk membeli alat uji dari Lingen.

Baird mengatakan, pihaknya memberikan 20 ribu alat tes untuk Kesehatan Masyrakat Ditrik Seattle, dan 15 ribu lainnya ke laboratorium kesehatan masyarakat negara bagian.

Dalam rilis berita Minggu (20/4), Departemen Kesehatan negara bagian mengatakan telah menarik sekitar 12.000 alat uji yang dikirim ke yurisdiksi kesehatan setempat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya