Berita

Erick Thohir/Net

Politik

Tunggu Apa Lagi, Erick Thohir Harus Segera Bentuk Satgas Mafia Alkes

SELASA, 21 APRIL 2020 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) terhambat karena ulah mafia Alat Kesehatan (Alkes).

Hal ini yang kemudian dikomentari oleh ekonom dari Perbanas Institute, Piter Abdullah saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/4).

"Terkait ini saya kira Menteri BUMN Erick Thohir sudah sempat menyebutkan adanya mafia alat kesehatan dan beliau menyatakan akan membasmi mafia tersebut," begitu Piter Abdullah mengatakan.


Persoalan ini kemungkinan akan menghambat kinerja tenaga kesehatan di rumah sakit (RS) rujukan, khususnya untuk keperluan menangani virus corona jenis baru (Covid-19).

Pasalnya, di tengah kondisi yang sedang darurat ini, kebutuhan APD meningkat dan otomatis permintaan meningkat. Alhasil, mafia bermunculan untuk memainkan harga barang. Hal ini akhirnya, memicu persaingan antara RS rujukan Covid-19.

Untuk itu, Piter Abdullah menyarankan Kementerian BUMN untuk memberantas para mafia alkes ini. Yakni, dengan membentuk satuan tugas (Satgas) khusus pemberantasan mafia alkes.

"Saya kira bagus saja kalau dibuatkan satgas agar semua hambatan pengadaan APD di rumah sakit bisa dihilangkan sesegera mungkin," kata Piter Abdullah.

"Untuk pembentukan satgas ini cukup Kepmen (Keputusan Menteri)," pungkasnya menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya