Berita

Sekretaris Jenderal Komnas RIM, Ihlam Yunda/Net

Politik

Dukung MPBI, Komnas RIM Sebut Akan Turunkan Massa Jika DPR Tetap Bahas RUU Ciptaker Di Tengah Pandemik

SENIN, 20 APRIL 2020 | 11:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komite Nasional Rakyat Indonesia Menggugat (Komnas RIM) mendukung elemen buruh yang menentang DPR bersama pemerintah untuk melanjutkan pembatasan Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker).

Pada Kamis (16/4), Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menyampaikan dalam konferensi pers melalui video bahwa pihaknya akan menggelar demonstrasi besar-besaran di Gedung MPR Senayan pada 30 April, jika DPR dan pemerintah tetap melanjutkan pembahasan RUU Ciptaker.

Merespon hal tersebut, Sekretaris Jenderal Komnas RIM, Ihlam Yunda menyampaikan dukungan penuh seruan MPBI yang merupakan gabungan dari tiga konferedasi buruh. Di antaranya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).


"Sejauh ini DPR tak punya hati nurani serta empati terhadap nasib jutaan buruh yang hingga hari ini tetap bekerja di pabrik meski sudah ada pembatasan interaksi sosial dan fisik," ungkap Ilham dalam keterangannya pada Senin (20/4).

"Selain itu para buruh juga terancam di PHK (pemutusan hubungan kerja ditengah pandemik Covid-19," imbuhnya.

Untuk itu, Ilham menegaskan, pihaknya siap berpartisipasi dengan menurunkan massa aksi dari Komnas RIM sebagai bentuk solidaritas sesama elemen anak bangsa dalam mendukung perjuangan kaum buruh.

Alih-alih, Ilham juga meminta pemerintah dan DPR untuk lebih berfokus pada penanganan pandemik virus corona baru yang tidak hanya mengancam jiwa, namun juga mengakbatkan krisis ekonomi secara nasional.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya