Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Ian Bremmer Sebut China Lebih Untung Jika AS Dipimpin Trump, Ada Apa?

SENIN, 20 APRIL 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan Presiden Donald Trump dengan gagasan "America First" tampaknya tidak menguntungkan bagi Amerika Serikat. Dalam perseteruan dengan China, hal tersebut justru menguntungkan negeri tirai bambu tersebut.

Ia adalah Ian Arthur Bremmer, seorang ahli politik luar negeri Amerika Serikat yang mengemukakan hal tersebut.

Presiden dan Pendiri lembaga think tank, Eurasia Group tersebut bahkan mengatakan, mayoritas pemimpin China menginginkan Trump untuk mendapatkan periode pemerintahannya yang kedua.


"Kebanyakan pemimpin China yang saya ajak berbincang menginginkan masa jabatan kedua Trump," cuit Bremmer dalam akun Twitternya, @ianbremmer, Minggu (19/4).

Bremmer mengatakan, para pemimpin China memprediksi, hubungan dengan negeri Paman Sam akan lebih tegang oleh siapa pun yang memenangkan pemilihan presiden AS pada November. Di mana Trump telah dipastikan akan melawan Joe Biden dari Partai Demokrat.

Kendati begitu, kepemimpinan Trump akan lebih menguntungkan karena gagasan "America First" nya membuat AS kehilangan banyak sekutu. Pada akhirnya, hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh China untuk memperluas kekuasaannya.

"Mereka berpikir hubungan dengan AS akan lebih konfrontasional (oleh) siapa pun yang menang pada November," ucap Bremmer.

"Namun, mereka melihat unilateralisme #AmericaFirst Trump yang memicu hubungan buruk dengan banyak sekutu, yang memberikan lebih banyak peluang bagi China," imbuh pria 50 tahun tersebut.

Saat ini,  AS dan China tengah berseteru mengenai pandemik corona virus baru (Covid-19). AS yang mengklaim virus tersebut berasal dari kebocoran lab di Wuhan, juga menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dianggap "China sentris".

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya