Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri /Net

Hukum

KPK Akan Dalami Fakta-fakta Yang Terungkap Saat Hasto Kristiyanto Bersaksi Di Persidangan

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 11:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mendalami fakta-fakta persidangan terdakwa Saeful Bahri kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, Jaksa KPK akan terus menghadirkan saksi-saksi yang akan dikonfirmasi berdasarkan fakta-fakta hukum yang muncul dari para saksi di persidangan.

"JPU (Jaksa Penuntut Umum) masih akan kembali menghadirkan saksi-saksi yang akan dikonfirmasi mengenai fakta-fakta hukum yang muncul selama proses persidangan," ucap Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/4).


Saksi yang akan dihadirkan, kata Ali, juga berkaitan dengan fakta persidangan yang terungkap pada Kamis (16/4) saat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan sopir pribadi terdakwa Saeful Bahri, Moh Ilham Yulianto, memberikan kesaksiannya.

Pada persidangan kemarin banyak fakta hukum yang terungkap, terutama dari keterangan Hasto. Salah satunya adalah Hasto mengakui adanya permintaan uang dari Saeful Bahri kepada Harun Masiku untuk memuluskan permohonan DPP PDIP ke KPU.

Bahkan, kode 'oke sip' pun terungkap dari percakapan antara Hasto dengan Saeful Bahri. Percakapan tersebut selalu berhubungan dengan uang.

Hal tersebut juga berlaku untuk sidang sebelumnya, Senin (13/4), dengan saksi dua staf tersangka Wahyu Setiawan saat menjadi Komisioner KPU. Keduanya ialah Retno dan Rahmat.

Nama-nama baru yang muncul pada persidangan dua pekan ini melahirkan fakta dan temuan baru bagi KPK untuk menelusuri lebih dalam pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menjerat tiga kader PDIP yakni Harun Masiku, Saeful Bahri, dan Agustiani Tio Fridelina.

"Pada persidangan ke depan, JPU akan menghadirkan saksi-saksi yang memperkuat pembuktian surat dakwaan," pungkas Ali.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya