Berita

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz/Net

Dunia

Corona Ternyata Tak Mampu Persatukan Netanyahu Dan Gantz, Kebuntuan Politik Israel Kembali Dimulai

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebuntuan politik Israel kembali muncul. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz ternyata gagal mencapai kesepakatan pemerintahan persatuan dalam perundingan terakhir.

Wabah virus corona baru ternyata tidak bisa membuat perundingan yang dilakukan pada Rabu malam (15/4) itu berjalan dengan lancar.

Ketidaksepakatan Netanyahu dan Gantz berada pada keputusan pemulihan ekonomi setelah wabah dan pelonggaran penguncian Israel, seperti dilansir Reuters.


Padahal, keduanya telah menegosiasikan kesepakatan pembagian kekuasaan di mana Netanyahu masih akan berkuasa selama 18 bulan ke depan. Setelah itu, gantz akan mengambil alih.

Dengan ketidaksepakatan keduanya, upaya Presiden Reuven Rivlin yang memberikan mandat kepada Gantz untuk membuat pemerintahaan persatuan pun gagal.

Pasalnya, sesuai mandat, Gantz hanya memiliki waktu hingga Senin (13/4) yang diperpanjang sampai Rabu (15/4) untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Netanyahu.

Jika Netanyahu dan Gantz tidak mencapai kesepakatan, parlemen akan memilih seorang kandidat yang akan diberikan waktu selama 14 hari untuk membentuk pemerintahan. Jika gagal, Israel akan kembali mengadakan pemilihan umum ulang untuk ke empat kalinya.

Pada awalnya, Gantz yang merupakan oposisi diketahui enggan bekerjasama dnegan Netanyahu yang didakwa atas tuduhan korupsi. Namun, wabah virus corona telah mendorong Gantz untuk mengingkari janjinya yang membuat marah para pendukungnya yang juga merupakan anti-Netanyahu.

Hingga saat ini, Israel telah melaporkan lebih dari 12.500 kasus Covid-19 dengan setidaknya 130 orang meninggal dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya