Berita

Para pemimpin negara anggota ASEAN/Net

Dunia

Bahas Pandemik Covid-19 Dan Dampaknya, Ini Tujuh Poin Utama Deklarasi KTT Khusus ASEAN

SELASA, 14 APRIL 2020 | 11:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pemimpin negara anggota ASEAN, termasuk Presiden Joko Widodo, telah melakukan pertemuan tingkat tinggi (KTT) secara virtual untuk membahas pandemik Covid-19 pada Selasa pagi (14/4).

Dari pertemuan tersebut, dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, muncul sebuah deklarasi yang memuat tujuh poin utama atau keputusan.

"Pertama, pentingnya memperkuat kerja sama untuk melawan Covid-19, antara lain saling tukar informasi, best practices, pengembangan research, pengembangan epidemiologi, clinical treatment, dan lain-lain,' ujar Retno usai pertemuan tersebut.


Selanjutnya adalah pentingnya memberikan perlindungan bagi warga negara anggota ASEAN. Lalu memperkuat komunikasi publik dan pentingnya upaya memerangi stigmatisasi dan juga diskriminasi.

Lebih lanjut, para pemimpin ASEAN juga berkomitmen untuk mengambil aksi bersama dan kebijakan terkoordinasi untuk memitigasi dampak ekonomi dan sosial dari pandemik.

"Disini, para pemimpin ASEAN meminta agar para menteri ekonomi ASEAN dapat mengimplementasikan hasil pertemuan pada 10 Maret dan para pemimpin juga meminta para menteri ekonomi menindaklanjuti dalam rangka mempersiapkan ketika pandemik berakhir atau masa recovery," papar Retno.

"Dalam konteks sosial ekonomi, para pemimpin ASEAN memberikan perhatian terhadap UMKM dan kelompok rentan lainnya," sambungnya.

Selain itu, pentingnya pendekatan komprehensif yang melibatkan multi-stakeholder dan multi sektor juga menjadi poin utama dalam pertemuan tersebut.

"Keenam, menugaskan para menteri ekonomi ASEAN untuk memastikan berjalannya supply chain connectivity sehingga perdagangan dapat terus berjalan," ujar Retno.

Dan teakhir, mendukung realokasi transfund ASEAN guna membantu asean dalam menangani Covid-19 .

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya