Berita

Ilustrasi tes PCR/Net

Kesehatan

Meningkat, Warga Yang Dites PCR Sudah 0,01 Persen, Sebelumnya 0,005 Persen Dari Total Penduduk

SENIN, 13 APRIL 2020 | 19:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seminggu yang lalu, pemerintah mengabarkan pemeriksaan PCR terhadap masyarakat baru 0,005 persen dari total penduduk Indonesia, atau 14.354 orang dari sekitar 270 juta penduduk.

Untuk hari ini, jumlah penduduk yang dites PCR sudah mencapai 27 ribu orang, atau 0,01 persen dari total jumlah penduduk.

"Sudah lebih dari 27 ribu sampel atau 27 ribu penduduk yang kita periksa untuk PCR real time," ungkap Jurubicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (13/4).


Jumlah sebanyak itu berasal dari 186 kabupaten/kota yang terindikasi ditemukan infeksi virus Covid-19.

Ke depannya, diklaim Achmad Yurianto, pemerintah akan memeriksa lebih banyak lagi penduduk. Sebab sudah ada 70 laboratorium dioperasikan untuk pemeriksaan spesimen menggunakan metode PCR.

"Artinya akses untuk layanan pemeriksaan fisik yang real time Sudah lebih merata lagi di seluruh wilayah tanah air," sebut Achmad Yurianto.

Sementara untuk mendukung tenaga medis dalam hal pemeriksaan spesimen dan perawatan, pemerintah memastikan distribusi APD terus berjalan.

"Kemudian kesungguhan pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 ini sudah kita wujudkan, salah satunya sudah mengadakan lebih dari 800 ribu APD dengan standart medical grade, dengan kualitas yang terbaik," ucapnya.

"Oleh karena itu, inilah kesungguhan pemerintah agar semuanya bisa bekerja dengan profesional dan lebih tenang," demikian Achmad Yurianto.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya