Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Ketua PKS Setuju SBY, Kalau Jadi Pemimpin Jangan Tipis Kuping

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 11:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Permintaan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada pemerintah untuk menyikapi secara wajar kritik yang disampaikan di tengah pandemik Covid-19 disambut baik oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai permintaan SBY itu menyiratkan bahwa pemerintah memang tidak boleh antikritik. Pasalnya, kritikan dari sejumlah pihak berfungsi sebagai pengingat kerja pemerintah agar tetap optimal melindungi rakyat. 

"Presiden dan pemimpin manapun mesti tidak tipis kuping dan lapang dada," tegas Mardani Ali Sera kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (10/4).

Menurutnya, Telegram Kapolri yang menyoal bentuk pelanggaran “penghinaan kepada penguasa/presiden dan pejabat pemerintah” dinilai berlebihan dan multitafsir.

"Jangan menggunakan pendekatan penindakan pada rakyat. Yang diperlukan kadang empati dan literasi," kata Mardani Ali Sera.

Atas dasar itu, anggota Komisi II DPR RI ini meminta Presiden Joko Widodo untuk tetap mengontrol diri dan menjadi ayah yang baik bagi anak-anak bangsa dengan tidak bersikap antikritik, meskipun di tengah pandemik Covid-19. 

"Jadilah seorang ayah yang sabar dan tetap jadi pendidik walau sang anak mulai marah dan tidak dapat mengontrol diri. Bagaimanapun mereka tetap anak-anak kita yang mesti dicerdaskan dan disejahterakan," pungkasnya. 

Populer

Otto Hasibuan: Pertamina Menang Gugatan Rp 1,5 T dan 23 Juta Dolar AS Kasus Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:57

Geruduk DPRD Jabar, Emak-emak Bentangkan Spanduk “Kaesang-Gibran Gate Harus Tuntas, Jika Tidak Jokowi Mundur”

Senin, 24 Januari 2022 | 13:31

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

Pesan untuk Ubedilah Badrun, Adhie Massardi: Bersiaplah Hadapi Segala Hal yang Tidak Masuk Akal Sekalipun

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:55

Dosen UAI: Pelaporan Ubedilah Badrun Sepertinya untuk Menekan agar Cabut Laporan

Senin, 17 Januari 2022 | 08:27

UPDATE

Jadwal Pemilu 2024 Ditetapkan, PDIP dan Golkar Sumsel Siap-siap Tancap Gas

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:36

FDA Thailand Soal RUU Legalisasi Ganja: Boleh Tanam di Rumah Tapi Ada Syaratnya

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:32

Mahyudin Berharap Orang Kalimantan Ditunjuk Jadi Nakhoda Ibukota Baru

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:29

Gegara Omicron, Korsel Pecahkan Rekor Tertinggi Kasus Harian Covid-19

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:29

Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Politikus Nasdem: Harus Dibongkar Tuntas!

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:18

Usai Persoalan Hak Cipta, Bendera Aborigin Bebas Dikibarkan di Australia

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:13

Pandemi Jauh dari Usai, WHO: Jangan Anggap Omicron Akhir dari Permainan

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:58

Penuhi Janji Politiknya, Bupati Jember Mulai Perbaiki Warisan Jalan Rusak Hampir 1.000 Km

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:57

Profesor dari Unpad Berharap Indonesia Bisa Kembangkan Produk Asuransi Bencana Gunung Api

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:57

Merusak Citra DPR, Kok Azis Syamsuddin Cuma Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Bui?

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:50

Selengkapnya