Berita

Waketum Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Omnibus Law Udah Enggak Ada Gunanya, Mustahil Investasi Masuk Kalau Masih Ada Wabah

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kritik merupakan bunga-bunga di negara demokrasi. Baik itu bunga bangkai yang bau atau mawar berduri yang menyakit. Sekalipun ada juga bunga melati yang wangi dan anggrek yang indah.

“Rasanya beraneka ragam. Jadi nikmati saja kritik bagaikan mencium aroma bunga,” tutur Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono kepada redaksi, Jumat (10/4).

Berdasar mukadimah tersebut, Arief Poyuono lantas mengkritik kelemahan pemerintah dalam mempersiapkan diri menghadapi Covid-19.


Dia mengurai bahwa wabah ini berasal dari Wuhan, Hubei, China. Pada awal Februari 2020, China yang merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia berani me-lockdown Hubei. Padahal provinsi tersebut adalah salah satu pusat ekonomi terbesar China.

“Masa iya sih Kangmas Jokowi enggak mikir kalau akan berdampak pada ekonomi Indonesia dan Covid-19 akan menyebar. Padahal Singapura dan Malaysia saat itu juga sibuk,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pada periode akhir Januari hingga Februari 2020, masker Indonesia diborong oleh China, Singapura, dan Malaysia. Hal itu seolah menegaskan bahwa pemerintah tidak berpikir Covid-19 akan merangsek ke Indonesia.

Sekalipun Covid-19 sudah merebak di sejumlah negara pada awal Februari,  Jokowi dan jajarannya tidak sigap memberi sosialisasi ke rakyat. Tidak ada juga persiapan untuk menghadapi situasi buruk yang akan terhadi pada perekonomian bangsa.

“Ketika dikritik pada ngambek lapor polisi. Tapi kerja pemerintahan serba dadakan, serba kagetan,” sindir Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Akibatnya, pembangunan rumah sakit, pembelian masker dan upaya-upaya penyelamatan rakyat atas Covid-19 serba dadakan sehingga hasil kurang maksimal.

Begitu juga dengan upaya pemulihan ekonomi. Pembagian uang dan sembako kepada rakyat yang dirumahkan seperti tidak ada artinya lagi.

Termasuk juga upaya meroketkan ekonomi bangsa dengan mendatangkan investasi besar-besaran dari luar negeri. Strategi yang dibungkus dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja itu hanya akan sia-sia.

Saat ini, RUU Ciptaker terus dibahas DPR di tengah pandemik. Menurut Arief Poyouno, sekalipun nanti RUU itu lolos jadi UU, maka tetap saja ekonomi Indonesia tidak terdongkrak. Sebab mustahil bagi investor masuk ke Indonesia di tengah wabah yang belum berakhir.

“Dengan adanya dampak Covid-19, yang namanya Omnibus Law udah enggak ada gunanya. Tidak akan ada investasi luar negeri yang masuk ke Indonesia. Negara lain itu juga mati-matian meminta pengusaha dan perusahaannya nyelametin negaranya masing-masing,” tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Cinema XXI Bukukan Pendapatan Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 06 Maret 2026 | 12:13

Trump Ketahuan Bohong 30 Ribu Kali Selama Empat Tahun Berkuasa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Fandi Ramadan Divonis 5 Tahun, Komisi III DPR Akan Panggil Penyidik dan Jaksa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Youth Choice Award 2026: Sinyal Pergeseran Fokus Asuransi ke Generasi Muda

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun ke Rp3,02 Jutaan Hari Ini

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:46

Vonis 5 Tahun untuk ABK Fandi Disambut Lega Komisi III DPR

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:33

Komisaris TASPEN Pastikan Penyerahan THR Pensiunan Berjalan Baik

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:31

Pemprov DKI Buka Posko THR Jelang Idulfitri

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:30

Prabowo Tegaskan BoP Masih Jadi Ikhtiar Indonesia Dorong Perdamaian Palestina

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:23

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jabodetabek

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:21

Selengkapnya