Berita

Ahmad Dhani/Net

Politik

Ahmad Dhani: Jangan Ibukota Negara, Kantor Konglomerat Saja Yang Dipindahkan Dari Jakarta

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 22:21 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL.  Musisi papan atas Ahmad Dhani merasa perlu ikut urun rembug menyikapi wacana pemindahan ibukota negara ke Kalimantan di tengah “perang” menghadapi virus corona baru atau Covid-19 yang menyebar dari Wuhan, Hubei, Republik Rakyat China.

Menurut Ahmad Dhani dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/4), daripada memindahkan ibukota negara, lebih baik kantor-kantor para konglomerat yang dipindahkan ke Kalimantan. Sementara Jakarta tetap menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia

“Kita jangan a historis. Pulau Jawa usianya sudah 1.300 tahun lebih jadi pusat kekuasaan nusantara,” kata Ahmad Dhani.


Memindahkan ibukota dari Jakarta, jelas Dhani, sama artinya melecehkan para pendiri bangsa.

 â€œApa karena para pendiri bangsa sudah pada wafat?” kata dia.

Jika kantor-kantor konglomerat yang dipindahkan ke Kalimantan, terang Dhani, pemerintah tidak mengeluarkan biaya. Para konglomerat yang keluar biaya.

“Kalau kejauhan, bisa dipindahkan ke Banten atau Bekasi. (Pokoknya) harus berani meminta mereka pindahkan kantor,” tutup Dhani.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya