Berita

Ketua Umum Partai Demokrat AHY/Repro

Politik

AHY: Jangan Gagal Fokus Dan Membahas Hal Yang Tidak Penting

SABTU, 04 APRIL 2020 | 22:30 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Demokrat benar-benar concern terhadap penanganan krisis corona dan krisis ekonomi yang sedang terjadi saat ini.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono meminta agar semua kader partai untuk tidak gagal fokus dalam menghadapi situasi yang berkembang.

“Memang urgensi hari ini adalah pada keselamatan jiwa manusia. Itu yang pertama dan utama di atas segalanya. Jangan kemudian kita gagal fokus akhirnya membahas yang lain-lain, yang sebetulnya tidak memiliki urgensi dalam masa krisis ini,” ujar AHY dalam potongan video rapat yang diunggah di akun Instagram miliknya.


Video yang sama juga diunggah oleh kader Partai Demokrat di berbagai platform media sosial lainnya.

AHY mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI yang dalam Rapat Paripurna DPR RI menyuarakan apa yang sangat diharapkan rakyat Indonesia terkait dengan penanganan penyebaran virus corona baru atau Covid-19 ini.

“Hari ini rakyat kita sangat cemas, dan kita Partai Demokrat alhamdulillah walaupun kita di luar pemerintahan tetapi saya senang melalui instruksi Ketum nomor 01 dan 02 seluruh kader di daerah di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota semua berupaya sekuat tenaga untuk melakukan aksi nyata,” demikian AHY.

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang juga hadir dalam rapat semi-virtual itu mengatakan, Demokrat aktif bukan hanya menyampaikan pikiran dan saran kepada pemerintah, kepada negara.

“(Partai Demokrat) bukan hanya say something, tapi juga doing a lot of things,” ujarnya.

Dalam rapat itu, AHY dan sejumlah pimpinan teras partai membagas Peraturan Pemerintah 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang merupakan follow up dari Keputusan Presiden 11/2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya