Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril: Simak Keseriusan PM Malaysia Yang Khawatir Covid-19 Tak Terbendung!

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 08:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan telah mengatur penuh mengenai karantina yang perlu diambil pemerintah jika terjadi suatu wabah.

Berdasarkan UU tersebut, pakar hukum tata negara Yusri Ihza Mahendra menilai padanan kata yang tepat untuk disampaikan ke publik adalah karantina daerah.

“Istilah itu didefinisikan sehingga jelas bedanya dengan “karantina wilayah”. Istilah PSBB memang asing di telinga kita,” tuturnya di akun Twitter pribadi sesaat lalu, Jumat (3/4).


Terlepas dari itu, menurutnya Indonesia perlu menyimak keseriusan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yasin menghadapi Covid-19. Dengan tegas PM yang baru seumur jagung dilantik itu berani mengambil langkah lockdown.

Mahyuddin mengambil keputusan itu dengan pertimbangan bahwa wabah bisa semakin tidak terkendali jika lockdown tidak diterapkan.
 
“Kita perlu menyimak keseriusan PM Muhyiddin Yassin menghadapi Covid 19. “Jika kita gagal (dengan lockdown), kita akan berhadapan dengan penyebaran wabah gelombang ketiga, di mana jangkauan penyebaran wabah sudah tidak terbendung lagi”,” ujar Yusril.

Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengaku kenal lama dengan Muhyiddin Yasin. Bahkan sejak Muhyiddin menjadi Menteri Besar Johor pada 30 tahun yang lalu.

“Beliau berpengalaman memerintah dan sangat serius menghadapi masalah apapun yang menjadi tanggung jawabnya,” tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya