Berita

Gantz akhirnya berkoalisi dengan Netanyahu/Net

Global

Pandemik Corona Antarkan Benny Gantz Ke Pelukan Netanyahu

JUMAT, 27 MARET 2020 | 17:35 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Tak akan ada satu pun yang bisa mempercayai fakta yang terjadi di panggung perpolitikan Israel pada saat ini.

Benny Gantz, mantan Panglima Militer Israel (IDF) yang menjadi kandidat Perdana Menteri paling favorit setahun belakangan ini, memutuskan untuk bergabung dengan Benjamin Netanyahu membentuk pemerintahan baru.

Gantz yang menjadi ikon Partai Biru dan Putih, memutuskan untuk meninggalkan partai yang dibentuknya demia membuka peluang koalisi dengan Partai Likud yang dipimpin Netanyahu.


Gantz akan diberi posisi istimewa untuk menjadi Ketua DPR.

Sedangkan Netanyahu tetap dalam posisinya sebagai Perdana Menteri Israel.

Semua terkejut atas keputusan Gantz.

Semua tak menyangka.

Tapi sepertinya, jenderal sekaliber Gantz pasti punya hitung-hitungan sendiri.

Pandemik Corona yang ikut menimpa Israel, mendorongnya untuk mau berkompromi agar Pemilu ke-4 di Israel jangan sampai terjadi.

Setahun terakhir, Israel sudah 3 kali mengadakan Pemilu karena tak ada satu pihak pun yang bisa menang mayoritas.

Bergabungnya Gantz ke dalam kubu Netanyahu, tentu membuat berang para pendiri Partai Biru dan Putih.

Mereka tak terima, Gantz "menyerah" seperti ini.

Tapi, itulah politik.

Dalam politik, tak ada musuh yang abadi.

Yang abadi hanyalah kepentingan.

Menjelang akhir pekan yang disebut Sabbat, pandemik Corona mengantarkan seorang Benny Gantz ke pelukan Benjamin Netanyahu.

Di Israel, tentu ada yang pro, dan ada yang kontra.

Namun itulah kenyataan yang terjadi.

Seiring dengan mendinginnya suhu politik di Israel, tentu ini pun tak lepas dari campur tangan Tuhan.

Dan semoga setelah ini, Tuhan pun berbelas kasih kepada umat manusia untuk secepatnya mengakhiri pandemik virus corona.

Shabbat Shalom, Israel.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya