Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Jokowi Harus Segera Lakukan Lockdown Setelah AS dan Rusia Tarik Warganya Dari Indonesia

JUMAT, 27 MARET 2020 | 08:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo diharapkan untuk tidak selalu melihat sisi ekonomi atau kapital saat mempertimbangkan Lockdown Zona Merah terdampak virus corona baru (Covid-19).

Apalagi, kebijakan Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang meminta warganya untuk keluar dari Indonesia merupakan buntut dari lambannya pemerintah dalam menangani Covid-19.

"Bagaimanapun Amerika lebih maju dalam hal memperhatikan warga negara, termasuk dalam menghimpun informasi dunia. Kebijakan meminta warganya meninggalkan Indonesia, sangat mungkin karena membaca keadaan negara ini tidak kondusif terkait virus Corona," ucap Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/3).


Sehingga, kata Dedi, sikap kedua negara besar tersebut menunjukkan suatu teguran bagi Presiden Jokowi untuk segera mengambil langkah tegas untuk mengerem wabah corona di Indonesia.

"Ini sebenarnya memperkuat alasan presiden untuk segera mengambil langkah tegas, Lockdown. Memang riskan bagi ekonomi, tetapi tidak lama, karena keselamatan warga jauh lebih penting dibanding hal lain," tegas Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini.

Karena itu, Presiden Jokowi terus didesak agar lebih mendengar para ahli kesehatan ataupun ilmuwan dalam menangani antisipasi penyebaran Pagebluk Covid-19 semakin luas.

"Presiden seharusnya banyak mendengar ahli kesehatan atau sekurang-kurangnya ilmuwan, agar tidak selalu melihat dari sisi kapital," pungkas Dedi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya