Berita

Serah terima Rapid Test untuk RSU Banten/RMOLBanten

Kesehatan

Tangani 7 Pasien PDP Corona, RSU Banten Kebagian 3.600 Rapid Test

KAMIS, 26 MARET 2020 | 08:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai rumah sakit rujukan penanganan virus corona, Rumah Sakit Umum (RSU) Banten ikut mendapat jatah rapid test dari pemerintah pusat. Sebanyak 3.600 rapid test telah sampai untuk mengecek kondisi masyarakat di 8 kabupaten/kota di wilayah Banten.

Sejak Rabu (25/3), RSU Banten sudah mulai beroperasi menangani pasien Covid-19. Jurubicara (Jubir) Gugus Tugas Covid 19 Pemprov Banten yang juga Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, hingga saat ini RSU Banten sudah menangani tujuh pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Yang masuk sudah tujuh orang. Tetapi saat ini kami sedang menunggu rujukan dari 14 rumah sakit. Karena RSU Banten adalah RS rujukan pusat covid se-Provinsi Banten. Oleh karenanya kami hanya menerima pasien rujukan PDP yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” katanya, Rabu (25/3).


Ati menjelaskan, RSU Banten hanya akan melakukan pengambilan sampel swab (air liur) jika pasien yang dirujuk belum melakukannya di RS pertama.

"Jika pasien yang dirujuk belum dilakukan swab, kami yang melakukan swab. Kecuali, bila swab sudah dilakukan di RS pertama, kami tidak melakukan. Pemeriksaan swab ulang menunggu hasil dari pemeriksaan yang pertama. Dan masing-masing RS sedang menyiapkan pasien-pasien yang akan dirujuk. Sejauh ini kami masih memprioritaskan rujukan dari RS di wilayah Provinsi Banten,” ujar Ati, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

"Kami juga melakukan screening melalui PIC (person in charge) di masing-masing RS yang akan merujuk ke PIC di RSU Banten untuk menjelaskan kondisi pasien yang akan dirujuk tersebut,” sambungnya.

Tekait rencana rapid test, lanjut Ati, Provinsi Banten mendapatkan 3.600 rapid test dari pemerintah pusat yang akan didistribusikan ke delapan kabupaten/kota dan RSU Banten sebagai RS pusat rujukan Covid-19 di Banten.

Rapid test sendiri akan diprioritaskan untuk PDP (pasien dalam pengawasan), orang dengan pengawasan (ODP), petugas kesehatan yang kontak dengan PDP, masyarakat yang melakukan kontak dengan kasus positif.

"Bantuan rapid test dari pemerintah pusat baru kami terima tadi pagi, dan besok (hari ini, red) akan kami distribusikan ke Dinkes kabupaten/kota dan RSU Banten. Senin kemarin kami juga menerima bantuan APD (alat pelindung diri) berupa baju cover sebanyak 5.000 buah, dan ini pun sudah kami distribusikan melalui dinkes kabupaten/kota dan RSU Banten,” paparnya.

"Untuk itu, kami juga melakukan upaya menekan angka (penyebaran) Covid-19 di Banten. Di antaranya, melakukan komunikasi risiko secara langsung dan tidak langsung, physical distancing (tidak melakukan kontak fisik), disinfektan tempat-tempat umum, WFH (work from home/bekerja dari rumah), sekolah dari rumah, tracking kontak klinis dan non klinis, penambahan ruang isolasi, pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok dan alat-alat kesehatan,” demikian Ati.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya