Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Minimalkan Beban Internet Dunia, YouTube Kurangi Kualitas Video Satu Bulan Ke Depan

RABU, 25 MARET 2020 | 16:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aturan Work From Home yang berlaku hampir di seluruh negara dunia berdampak terhadap peningkatan bandwith internet. Akibatnya, YouTube mengeluarkan kebijakan dengan mengurangi kualitas video untuk mengurangi beban internet akibat wabah corona virus.

Kebijakan yang telah berlaku sejak Selasa (24/3) akan membuat setiap pengguna mendapatkan kualitas tayangan standar saat pertama membuka YouTube. Namun, pengguna masih bisa memilih kualitas resolusi tinggi dengan mengubahnya secara manual.

"Ini kami lakukan sebagai bagian untuk mengurangi tingkat stres dari sistem selama situasi yang tidak bisa diprediksi kapan berakhirnya," sebut pernyataan resmi YouTube, dilansir CNN, Rabu (25/3).


Kebijakan ini boleh jadi merupakan kelanjutan dari kebijakan yang sama yang telah diberlakukan untuk masyarakat Eropa sejak pekan lalu.

Bahkan tak hanya YouTube, perusahaan lain seperti Netflix dan Amazon Prime Video juga telah diminta untuk mengurangi kualitas tayangan untuk mengurangi beban internet internasional.

Untuk diketahui, menonton video secara streaming memang butuh bandwith yang lebih besar dibanding musik, pesan teks, atau bahkan membuka peta. Pasalnya, file yang ditransmisikan dalam sebuah video streaming memang sangat besar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya