Berita

Presiden Rodrigo Duterte /Net

Dunia

Ambil Alih Aset Swasta Untuk Tangani Virus Corona, Oposisi Khawatir Duterte Buka Celah Korupsi

RABU, 25 MARET 2020 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di kawasan Asia Tanggara, Filipina adalah salah satu negara yang cukup parah terdampak virus corona. Sampai saat ini terdapat 462 kasus positif dan 33 korban meninggal.

Meningkatkan kasus virus corona itu mendorong Presiden Rodrigo Duterte mengambil beberapa tindakan tegas, termasuk mengambil alih operasional aset swasta.

Filipina mengambil alih operasional aset swasta yang bisa mempermudah penanganan virus corona, seperti jaringan telekomunikasi, transportasi, dan bangunan.


“Kami sebenarnya segan untuk melakukannya, tetapi melihat situasi dunia sekarang, kami tidak punya banyak pili­han,” ujar Sekretaris Eksekutif Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Salvador Medialdea, di Manila, Senin (23/3).

Kongres Filipina itu sempat berselisih pendapat dalam rapat darurat guna mempertimbangkan permintaan pemerintah untuk mengumumkan darurat nasional terkait krisis Covid-19. Pihak oposisi khawatir kewenangan lebih Presiden Rodrigo Duterte dalam status darurat disalahgunakan.

Pada awal penanganan kasus, Filipina memberlakukan social distancing dan jam malam. Sayangnya, cara itu tidak efektif karena warga masih saja membentuk keramaian sehingga pemerintah merasa harus melakukan upaya lockdown.  

F‎ilipina menjadi negara pertama yang mengambil tindakan lockdown di negaranya.

Upaya Salvador Medialdea mengambil alih operasional aset swasta mendapat sorotan dari pihak oposisi. Pihak oposisi khawatir pengambilalihan operasi aset swasta itu akan menjadi celah korupsi baru apabila tidak dibatasi cakupannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya