Berita

Patrialis Akbar/Net

Hukum

Di Tengah Pandemik Covid-19, Patrialis Akbar Lunasi Pidana Denda Rp. 300 Juta Kepada KPK

SELASA, 24 MARET 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terpidana penerima suap dari pengusaha impor daging Basuki Hariman, Patrialis Akbar yang juga mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah melunasi pembayaran denda sebesar Rp. 300 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, pelunasan pidana denda tersebut sesuai dengan putusan peninjauan kembali (PK) dengan Nomor 156 PK/Pid.Sus/2019 yang diputus Mahkamah Agung (MA) pada Agustus 2019.

"Terpidana Patrialis Akbar telah melunasi pembayaran denda sebesar Rp. 300 juta kepada KPK sebagaimana putusan peninjauan kembali dan KPK pada tanggal 9 Maret 2020 telah melaksanakan penyetoran ke kas negara sebagai salah satu komponen aset recovery yang dilakukan oleh KPK," ucap Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (24/3).


Kata Ali, jaksa eksekusi KPK telah melaksanakan putusan PK yang diajukan Patrialis Akbar dengan amar putusan yakni menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp 300 juta subsider pidana kurungan selama 3 bulan.

"Untuk pidana badan telah dilaksanakan eksekusinya pada tanggal 3 Oktober 2019 dan terpidana Patrialis Akbar juga telah membayar uang pengganti sebesar Rp 4.043.195 dan 10.000 dolar AS melalui rekening KPK," jelasnya.

Uang pengganti tersebut, kata Ali, juga telah disetorkan KPK setelah putusan di tingkat Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada 4 September 2017.

"Selanjutnya pada tanggal 2 Oktober 2017 KPK telah melaksanakan penyetoran  pembayaran uang pengganti tersebut ke kas negara," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya