Berita

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fatah/RMOLSumut

Politik

Wabah Corona Makin Meluas, GNPF Heran Pemkot Binjai Biarkan Tempat Dugem Tetap Buka

SELASA, 24 MARET 2020 | 10:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fatah, menyayangkan masih dibukanya tempat hiburan malam di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19).

Dikatakan Sanni, dengan mewabahnya virus ini, maka muncul perintah ataupun anjuran maupun larangan dari pemerintah. Di antaranya adalah anjuran untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah, tidak berkumpul, menjaga jarak 1 meter, bahkan anjuran untuk tidak bersalaman.

“Namun yang sangat kami herankan kenapa kok diskotek yang ada di Kota Binjai maupun yang di seputaran Kota Binjai masih tetap beroperasi?” ucap Sanni, Senin (23/3).


“Seharusnya tempat-tempat diskotek ataupun tempat dugem seperti itu yang wajib ditutup lebih dahulu,” lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Sebab, Sanni memandang, dari tempat seperti itulah virus Corona berpotensi cepat menyebar.

“Bukankah tempat seperti itu malah menjadi tempat yang bisa cepat menyebarkan virus yang berbahaya ini? Terlebih lagi tempat seperti itu merupakan sarang segala kemunkaran bahkan menjadi sarang peredaran narkoba,” jelasnya.

Atas dasar itu, Sanni mengaku heran terhadap sikap Pemkot Binjai dan Polres Binjai. “Kenapa kok tempat itu nggak bisa dipastikan untuk ditutup? Ada apa ini?” heran Sanni.

Jika Pemkot Binjai tak bisa memastikan untuk menutupnya, Sanni memastikan pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada Gubernur dan Kapolda.

“Kalau tempat itu nggak bisa juga ditutup, maka kami akan menyampaikan hal ini kepada Gubernur maupun Kapolda, khusus untuk menyoroti tempat-tempat seperti itu. Ini nggak bisa dibiarkan,” demikian Sanni.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya