Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto/Net

Presisi

Hanya Temukan Bong, Begini Kronologi Penangkapan Anggota DPRD Gorontalo Di Hotel Jakarta

SENIN, 23 MARET 2020 | 20:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap empat orang anggota DPRD Kabupaten Gorontalo terkait dugaan peyalahgunaan narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto menyampaikan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat.

“Kemudian anggota melakukan penyelidikan dan mencurigai tiga orang keluar dari hotel dengan gerak-gerik mencurigakan masuk ke dalam mobil,” tutur Heru menceritakan kronologis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/3).


Anggota kemudian membuntuti kendaraan yang ditumpangi empat orang yang dicurigai pemakai narkoba hingga di Jalan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

“Saat itu anggota mengamankan tiga, yakni LM, RT, dan AI. Saat digeledah anggota tidak menemukan barang bukti apapun,” lanjut Heru.

Namun saat dilakukan pendalaman, terduga pelaku LM mengaku kepada polisi baru saja menggunakan narkoba jenis sabu bersama teman lainya, yakni RT, AI dan WY di sebuah kamar hotel tempat LM menginap.

Mendengar pengakuan pelaku, polisi kemudian membawa ke kamar hotel yang dimaksud. Saat digeledah di kamar hotel tempat LM menginap, polisi menemukan bong alat isap sabu yang dibuat dari botol air mineral.

Dari hasil pengembangan, pelaku LM mengatakan, barang haram perusak anak bangsa itu dibeli dari seseorang bernama Husein warga Jalan Kramat, Jakarta Pusat pada Rabu (18/3) seharga 1,6 juta dengan takaran 1 gram.

“HS (Husein) masih dalam pencarian,” ujar Heru sekaligus menegaskan keempat orang yang ditangkap positif amphetamine (kandungan sabu).

Sementara itu, Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, LM, AL, RT, dan WY dinyatakan sebagai pengguna.

"Dengan hasil ikatan rendah atau fase coba-coba, sehingga kemudian akan dilakukan rehabilitasi di RS Polri," tutur Susatyo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya