Berita

Ilustrasi

Publika

Bursa Efek Indonesia Diintip China

SENIN, 23 MARET 2020 | 09:01 WIB | OLEH: FUAD BAWAZIER

HARI ini, Senin, 23 Maret, nampaknya Bursa Efek Indonesia (BEI) dibayangi paranoid masuknya investor asing China di tengah kaburnya investor asing bule.

Apalagi China telah sukses mengatasi Corona di negerinya.

Kejatuhan harga saham di seluruh bursa efek dunia memberi kesempatan bagi China untuk masuk dan nantinya mengeruk keuntungan saat keadaan ekonomi sdh pulih.


Normal saja dlm bisnis bagi yg punya modal. Investor lokal kebingungan mau apa.

Nampaknya bila benar dugaan asing China masuk, indek IHSG akan bertahan atau malah naik. Tapi sebaliknya bila China belum masuk atau masih menunggu turun lagi, IHSG bisa turun di bawah 4.000.

Tentu tidak semua saham akan diuber asing. Akan dipilih -pilih misalnya saham batubara.

BEI hanya kecil saja dalam ukuran bursa global sehingga hanya perlu uang kecil (dalam ukuran global) untuk menggoyang harganya.

China sebagai negara besar tentu lebih banyak investasinya ke bursa Eropa dan mungkin ke Wall Street NY.

Tinggal kalkulasi politik dan keamanan investasinya saja. Ini permainan tingkat dunia dan maaf Indonesia lebih baik tetap fokus pada penanganan Covid-19.

Belajarlah dari Cina dalam penanganan Covid-19 yaitu tegas dan tidak ragu ragu.

Mantan Menteri Keuangan, mantan Preskom Bursa Efek Jakarta


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya