Berita

Aa Gym ingatkan masyarakat soal Fatwa MUI/Net

Nusantara

Fatwa MUI Diremehkan, Aa Gym: Hati-hati Ujub Dan Takabur

MINGGU, 22 MARET 2020 | 04:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait larangan sementara melakukan shalat berjamaah di masjid di tengah pandemik corona menuai polemik. Bahkan, sejumlah pihak beranggapan fatwa tersebut sebagai konspirasi untuk mengosongkan masjid.

Menanggapi persoalan tersebut, dai kondang Abdullah Gymnastiar menyatakan, masyarakat harus menghindari ujub dan takabur ketika berbeda pendapat. Dirinya meminta agar tidak ada yang merasa paling benar, apalagi hingga meremehkan fatwa ulama.

“Dan yang lebih bahaya lagi merasa paling tawakal ‘saya mah tidak takut’. Aduh, ini hati-hati sekali yah, memang para ulama itu tidak takut sama Allah? Beliau-beliau itu lebih takut daripada kita,” tutur Aa Gym, sapaan Abdullah Gymnastiar, dalam video yang dibagikan di akun YouTube pribadinya @AagymOfficial, Sabtu (21/3).


Aa Gym menerangkan, tidak ada yang melarang ketika masing-masing pihak memiliki perbedaan pendapat. Akan tetapi, dirinya meminta masyarakat tidak meremehkan pendapat para ulama karena merasa diri paling benar.

Selain itu, Aa Gym juga tidak mempermasalahkan apabila ada masyarakat yang tidak takut dengan wabah corona. Hanya saja, jangan langsung menghakimi mereka yang mematuhi fatwa ulama sebagai orang tidak beriman dan tawakal.

“Ini bahaya, termasuk penyakit ujub dan takabur. Saya khawatir, kalau memiliki penyakit itu Allah akan menguji kesombongan. Sombong tidak hanya duniawi, bisa sombong oleh ilmu, amal, perasaan kedekatan dengan Allah,” tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

“Kita semua harus hati-hati, jangan sampai ujub takabur. Hanya karena perbedaan pendapat kemudian merasa diri paling benar, meremehkan para ulama, merasa paling yakin ke Allah, sampai meremehkan amirul muminin,” imbuhnya.

Maka itu, Aa Gym mengimbau semua pihak bisa bersikap bijaksana dalam mempelajari aturan agama, dan harus sampai paham. Termasuk memahami duduk perkara yang dijadikan fatwa larangan sementara shalat berjamaah di tengah mewabahnya virus corona.

“Umar bin Khatab, bagaimana sikap beliau tentang wabah. Kurang bagaimana iman beliau. Beliau adalah sahabat nabi, amirul muminin pasti paham sekali Islam, pasti imannya jauh melampaui kita semua dan beliau mengatakan lari dari satu takdir ke takdir lain,” tandasnya.

Diketahui, sebelumnya beredar video sejumlah orang menurunkan banner yang dipasang di Masjid Raya Bandung. Banner tersebut merupakan maklumat dari fatwa yang dikeluarkan MUI tentang pembatasan sementara ibadah di masjid, di tengah pandemik Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya