Berita

Pemkot Surabaya bangun banyak wastafel portabel sebagai upaya menekan penyebaran corona/Istimewa

Politik

Politikus Gerindra Sarankan Anies Ikuti Cara Pemkot Surabaya Dalam Hadapi Corona

MINGGU, 22 MARET 2020 | 01:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seabrek kebijakan sudah dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencegah penyebaran virus Corona alias Covid-19 di wilayah ibukota.

Salah satunya, Anies Baswedan mengumumkan seruan untuk tidak ada kegiatan perkantoran di ibukota selama 14 hari ke depan guna mencegah penyebaran wabah corona. Hal ini dituangkan dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020.

Toh hal itu dinilai masih belum cukup. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, menyarankan Anies Baswedan meniru cara Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam menekan penyebaran Covid-19.


"Pak Anies bisa memasang wastafel portabel di fasilitas umum seperti yang diterapkan di Surabaya," kata Wahyu melalui keterangannya, Sabtu (21/3).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJakarta, selain fasilitas umum, menurut Wahyu, wastafel portabel juga bisa didistribusikan di 30.687 RT dan 2.738 RW yang tersebar di 5 wilayah kota dan satu kabupaten.

Diketahui, jumlah RT terbanyak terdapat di Jakarta Timur, yakni mencapai 7.952 dengan 707 RW. Sementara jumlah RT paling sedikit adalah di Kabupaten Kepulauan Seribu yang hanya berjumlah 127 RT dengan 24 RW.

"Nantinya wastafel portabel yang disiapkan juga harus ramah difabel," ujar politikus Partai Gerindra ini.

"Kita harus rajin mengedukasi bahwa yang perlu dilakukan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah harus rajin mencuci tangan hingga bersih," sambungnya.

Wahyu menambahkan, media utama penyebaran virus Corona ada di tangan. Bahkan, penyebaran virus Corona menurutnya lebih cepat melalui tangan yang kotor.

"Dengan adanya wastafel portabel, diharapkan warga bisa menjaga diri masing-masing melalui cara yang paling sederhana seperti cuci tangan," demikian Wahyu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya