Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Soal Omnibus Law Ciptaker, DPRD Karawang Siap Kirim Penolakan Ke Jakarta

JUMAT, 20 MARET 2020 | 17:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPRD Kabupaten Purwakarta mendukung Aliansi Buruh dan BEM se-Purwakarta untuk menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang diajukan Pemerintah Pusat kepada DPR RI.

Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami mengatakan, apabila RUU Omnibus Law disahkan, dirinya menilai akan berbenturan dengan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. Terlebih, banyak masalah krusial yang akan diubah dengan adanya Omnibus Law.

“Antara lain, menghilangkan kesejahteraan kaum buruh, gaji yang semula pasti berdasarkan UMK menjadi tidak pasti karena dihitung per jam. Pesangon yang semula diberikan sembilan kali diganti menjadi enam kali, hak-hak cuti juga dihilangkan, juga akan diberlakukan outsourcing,” terang Puji kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (20/3).


Selain itu, Puji menambahkan, banyak pasal dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang dianggap menyengsarakan kaum buruh.

“Omnibus Law memang sangat mengancam dan membahayakan kaum buruh. Terlebih perempuan, masa depan mahasiswa, dan anak cucu kita ke depan,” ujarnya.

lebih lanjut Puji mengatakan, pengiriman usulan penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja akan secepatnya dilakukan pihaknya kepada DPR RI. Langkah tersebut dilakukan sebagai bukti penolakan DPRD Purwakarta atas RUU Omnibus Law.

“Kita akan usulkan secepatnya, lewat Komisi IV yang membidangi Ketenagakerjaan, namun waktunya menyesuaikan kesiapan DPR RI. Karena bisa jadi tidak menerima tamu saat kondisi penanganan Covid-19. Tapi secepatnya kita usahakan,” pungkas Puji.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya