Berita

PSMS mengubah jadwal latihan demi mengurangi risiko penyebaran corona/Net

Sepak Bola

Wabah Corona Paksa PSMS Ubah Intensitas Latihan

JUMAT, 20 MARET 2020 | 16:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wabah virus Corona yang telah menyebar ke wilayah Medan, membuat PSMS harus mengubah intensitas jadwal latihan mereka di masa jeda lompetisi Liga 2 2020. Kini, skuat tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya menggelar latihan pada pagi hari saja.

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Menurut manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, latihan pada pagi hari lebih tepat dilakukan di masa wabah corona. Karena masyarakat yang menyaksikan latihan pada pagi hari lebih sedikit dibanding latihan sore.

Dengan demikian mereka berharap risiko kontak pemain dengan masyarakat semakin minim. Sehingga diharapkan risiko terpapar virus corona mampu ditekan seminimal mungkin.


“Kalau latihan pagi kan sedikit masyarakat atau suporter ke Stadion Kebun Bunga, melihat latihan PSMS,” katanya, Jumat (20/3), dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Lanjut Mulyadi, PSMS juga sudah meminta Pemkot Medan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di mess yang rencananya dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Kita belum tahu sampai kapan jeda kompetisi Liga 2, namun kita harus tetap menjaga kondisi tim,” ujar Mulyadi.

Diketahui, PSSI dan PT LIB melalui surat edaran kepada klub-klub Liga 1 dan Liga 2 telah menetapkan dua kompetisi tersebut dihentikan untuk sementara, atau jeda minimal dua pekan terhitung mulai Senin (16/3) lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya