Berita

Anggota DPRD Blora menolak dites kesehatan di Terminal Padangan/Repro

Politik

Tak Terima Dites Kesehatan Di Terminal, Anggota DPRD Blora Mencak-mencak

JUMAT, 20 MARET 2020 | 10:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepulangan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Blora dari kunjungan kerja ke Pulang Lombok berujung dengan kekisruhan. Mereka mencak-mencak saat hendak dilakukan pengecekan kesehatan oleh Dinas Kesehatan di Terminal Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis malam (19/3).

Para anggota dewan ini menyebut, pengecekan yang dilakukan petugas Dinkes di Terminal Padangan itu tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dari sebuah tayangan video yang beredar di kalangan wartawan, terlihat salah satu anggota DPRD dari partai Hanura, Warsit, menolak keras pengecekan yang dilakukan oleh petugas Dinkes setempat.


"Kita keberatan diperiksa di sini (Terminal Padangan). Kita ini DPRD setingkat Bupati, bukan anak gembala. Bagaimana ini SOP nya? Harus jelas. Jangan seperti ini. Kita ke Lombok juga menjalankan tugas negara," tegas Warsit dengan nada keras.

"Kalau dianggap bahwa masyarakat dari luar kota harus diperiksa, lah kamu setiap malam harus mengadang bus luar kota itu? Saya pengawas lho. Kalau Bupati dari Yogya sama istrinya kamu periksa tidak? Kami ini DPRD," lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Kekesalan Warsit ini dipicu lantaran tim dari Dinas Kesehatan yang dipimpin Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (P3PLP), Edi Sucipto, itu tidak membawa surat tugas.

Kemarahan Warsit membuat anggota dewan yang lain ikut terpancing emosinya. Bahkan Ketua DPRD Blora, Dasum, juga ikut bereaksi. Menurut politikus PDIP itu, tidak pantas anggota dewan diperiksa dengan SOP yang tidak jelas di luar daerah (Bojonegoro, red).

"Ayo pindah ke RSUD saja. Jangan di sini,” ucap Dasum.

Para anggota dewan pun kembali masuk ke kendaraan untuk pindah lokasi ke RSUD Cepu. Tetapi ketika awak media menunggu di halaman depan RSUD Cepu, bus pengangkut anggota dewan tidak kunjung datang.

Di sisi lain, Kepala P3PLP, Edi Sucipto menyatakan, tetap akan melakukan pemeriksaan seluruh anggota dewan dengan mendatangi rumahnya masing-masing.

"Tadi sudah ada 14 orang yang kita periksa dan hasilnya masih aman, suhu tubuhnya normal semua. Sisanya belum diperiksa. Untuk yang belum, akan kami datangi ke rumahnya satu-satu. Statusnya adalah ODP atau Orang Dalam Pemantauan. Kita berharap semoga baik baik saja,” terang Edi Sucipto.

Untuk diketahui, dari 45 anggota dewan DPRD Blora, 37 di antaranya ikut kunjungan kerja ke Lombok. Beberapa di antaranya bahkan mengajak istri dan anaknya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya