Berita

Hendra J. Kede/Net

Politik

Pimpinan KIP: Kita Harus Percaya Presiden, Termasuk Tidak Lakukan 'Lockdown'

KAMIS, 19 MARET 2020 | 16:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Hal paling berbahaya dan paling punya implikasi tidak baik dalam situasi pandemik virus corona (Covid-19) adalah jika rakyat tidak lagi mempercai pimpinan tertinggi yaitu presiden.

"Saya dengan segala tulisan yang sudah saya share, tidak sedikit pun terbesit dalam diri saya untuk tidak mempercayai presdien," Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Hendra J. Kede kepada redaksi, Kamis (19/3).

Di tengah musibah corona, Hendra J. Kede diketahui beberapa kali membuat tulisan (opini) atau pernyataan sikap. Semuanya dimuat di Kantor Berita Politik RMOL.


Menurut Hendra J. Kede, di tengan pencegahan penyebaran virus corona, apapun langkah yang diputuskan Presiden Joko Widodo adalah langkah yang paling tepat menurut kepala negara, setelah mempertibangkan segala hal.

"Ingat bahwa Presiden punya akses seluas-luasnya terhadap sumber-sumber informasi yang diperlukan beliau untuk membuat keputusan, dan oleh karenanya kita haruslah percaya pada keputusan yang dibuat Presiden, termasuk dan tidak terbatas pada 'lockdown'," ucapnya.

Soal adanya wacana 'lockdown', Presiden Jokowi belum berpikir untuk menerapkan kebijakan lockdown atau membatasi akses keluar-masuk di wilayah tertentu, demi mencegah penyebaran virus corona.

Menurut Jokowi, hal terpenting dalam pencegahan penyebaran virus corona saat ini adalah mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat yang lain, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan yang membawa risiko penyebaran virus.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya