Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gubernur Kaltim: Pasien Di Samarinda Yang Positif Virus Corona Pernah Mengikuti Seminar Di Bogor Pada Februari Lalu

KAMIS, 19 MARET 2020 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Kaltim, Isran Noor, dalam konferensi persnya tadi malam, Rabu (18/3) mengumumkan bahwa salah seorang pasien yang sedang diisolas di RSUD Ayahranie, Samarinda, dinyatakan positif virus corona.

Hal itu dipastikan setelah Pemprov Kaltim menerima hasil tes laboratorium seorang pasien dengan status Pasien Dengan Pengawasan (PDP).

Pasien positif virus corona ini punya riwayat bepergian ke Kota Bogor, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.


"Dari hasil tracing, pasien ini baru pulang dari acara seminar di Bogor. Peserta seminar punya grup WhatsApp dan dari situ diketahui ada salah satu peserta yang diisolasi di Solo," ujar Isran. Pasien yang di Solo, Jawa Tengah itu kemudian meninggal dunia usai dinyatakan positif COVID-19.

Seminar di Bogor itu berlangsung pada 25 Februari 2020 hingga 28 Februari 2020.

Begitu mendengar kabar ada rekannya yang terjangkit di Solo, pasien di Samarinda ini atas kesadarannya menghubungi Dinas Kesehatan Kota Samarinda melalui sambungan 112.

"Warga yang terjangkit ini punya kesadaran tinggi sehingga langsung melapor dan langsung diisolasi," kata Isran.

Saat ini, menurut Isran, kondisi pasien positif corona ini dalam kondisi baik. Gejala awal seperti demam dan batuk sudah hilang.

Gubernur Isran juga menyebut ada tiga pasien PDP yang diisolasi di rumah sakit di Balikpapan yang juga ikut seminar di Bogor. Hanya saja belum keluar hasil tes laboratoriumnya.

"Peserta seminar dari Kaltim ada empat orang. Satu orang dari Samarinda yang sudah divonis terjangkit, dan tiga orang dari Balikpapan yang kini sedang diisolasi," katanya.

Hingga kini, total Pasien Dengan Pengawasan (DPD) di Kalimantan Timur sejak 31 Januari hingga 18 Maret 2020 berjumlah 35 orang. 10 orang di antaranya hasilnya negatif. Sementara, 24 lainnya masih menunggu hasil dari laboratorium Kementerian Kesehatan RI dan 1 orang sudah dinyatakan positif.

Sebaran pasien tersebut di antaranya, 17 kasus terjadi di Balikpapan, 3 orang di Samarinda, Kutai Kartanegara ada 2 kasus, Paser 2 kasus dan Bontang 1 orang.

Gubernur Kaltim dalam rilisnya menyampaikan, jumlah Ruang Isolasi dari 15 Rumah Sakit yang ada di KALTIM, adalah sebanyak  70 ruangan. Jumlah tempat tidur keseluruhan sebanyak 111, yang terpakai saat ini 23 tempat tidur.


Himbauan pada masyarakat untuk tetap tenang tidak panik tetapi tetap waspada dengan mengikuti Edaran Gubernur yang sudah ditetapkan, yaitu:
a. Kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah masing-masing
b. Kegiatan perjalanan keluar negeri maupun keluar daerah KalimantanTimur untuk sementara ditunda kecuali yang mendesak dan dianggap
penting

c. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk sementara ditundapelaksanaannya

d. Kegiatan keramaian, hiburan dan kegiatan lainnya yang melibatkanbanyak orang agar ditiadakan atau dibatasi

e. Semua pihak diminta untuk tetap tenang, tidak panik, tidak membuat/hoaxdan dihimbau untuk senantiasa menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya