Berita

Kasatgas Pangan Polri, Daniel Tahi Monang Silitonga/RMOL

Presisi

Satgas Pangan Polri Minta Pengusaha Ritel Batasi Penjualan Beras Hingga Mie Instan

SELASA, 17 MARET 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Untuk mengatasi panic buying dan cukup ketersediaan pangan di tengah merebaknya virus corona baru alias Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengeluarkan surat edaran kepada Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo). Hal ini dilakukan untuk membatasi penjualan bahan pangan kepada masyarakat.

Kasatgas Pangan, Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga menjelaskan, pembatasan ini selain untuk menjamin ketersediaan bahan pangan sekaligus mencegah penjual untuk memanfaatkan kondisi merebaknya virus corona (Covid-19), untuk meraup keuntungan lebih.

"Iya tadi malam kita keluarkan (surat) itu agar tidak ada yang memanfaatkan situasi," kata Daniel saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (17/3).


Dalam surat edaran bernomor B/ 1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim itu, terdapat beberapa bahan pokok yang dilakukan pembatasan. Yakni beras maksimal 10 kg, gula 2 kg, minyak goreng 4 liter, dan mie instan maksimal 2 dus.

"Ya itu kan teori ekonomi, makin meningkat makin mahal harganya," lanjutnya.

Daniel pun mengimbau agar masyarakat tidak usah panik dengan membeli bahan pokok secara berlebihan. Ia menjamin ketersediaan pangan di Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Rakyat tidak usah panik, biasa saja. Tidak usah borong-borong biasa saja, kan pangan tersedia," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya