Berita

Husendro/Net

Politik

Lepaskan Baju Politik, Ayo Kompak Hadapi Pandemik Covid-19

SENIN, 16 MARET 2020 | 12:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jika tidak disiplin pandemik virus corona (Covid-19) akan semakin mengkuatirkan. Karena vaksinnya belum tersedia, maka cara terbaik untuk mencegahnya adalah menghindari penyebab penularan virus.

"Satu hal sederhana yang bisa kita lakukan dan diharapkan berhasil untuk mencegah laju penyebaran adalah: Jaga jarak sosial atau social distancing," kata praktisi hukum, Husendro, Senin (16/3).

Social distancing berarti menahan diri untuk menjauhi kerumunan dan membatasi keinginan untuk ke luar rumah tanpa keperluan yang penting. Memidahkan pekerjaan, sistem pendidikan secara daring, membatalkan atau menunda rekreasi atau kegiatan yang bersifat massal.


Menurutnya, hal ini mungkin tidak nyaman; menjengkelkan dan mengecewakan, namun sepadan dengan risiko yang akan dihadapi bila mengabaikannya.

Husendro menghimbau untuk mengikuti saran ini sebagaimana yang juga disarankan pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemprov Jawa Tengah dan hampir semua kepala daerah juga menyarankan hal yang sama.

Tinggal jika ada persoalan teknis di lapangan dan implikasi akibat kebijakan, pemerintah diharapkan sungguh-sungguh memikirkan mitigasinya.

"Akhirnya saya berharap kita semua harus saling kompak, bersatu, lepaskan baju dan perbedaan pilihan politik atau kebencian apapun. Sekarang waktunya untuk bersatu, kita tunjukkan kita bangsa yang kuat dan bersatu, bangsa yang tangguh menghadapi pandemik Covid-19 ini," demikian Husendro.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya