Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Pengusaha Asal China Menghilang Usai Mengkritik Dan Menyebut Xi Jinping "Badut"

MINGGU, 15 MARET 2020 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang mantan eksekutif perusahaan properti China menghilang usai mengkritik kinerja Presiden Xi Jinping dalam menangani wabah virus corona (Covid-19).

Adalah Ren Zhiqiang, seorang anggota Partai Komunis China sekaligus mantan eksekutif Huayuan Real Estate grup itu belum bisa dihubungi sejak 12 Maret.

"Banyak teman kita mencarinya," ujar seorang pengusaha sekaligus teman Ren, Wang Ying seperti dimuat Reuters.


"Ren Zhiqiang adalah tokoh publik dan kepergiannya sangat diketahui secara luas. Lembaga yang bertanggung jawab untuk ini perlu memberikan penjelasan yang masuk akal dan legal untuk ini sesegera mungkin," lanjutnya.

Sementara itu, polisi Beijing sendiri tidak segera memberikan komentar. Hal yang sama juga dlakukan oleh Kantor Informasi Dewan Negara China.

Hilangnya Ren sendiri hanya berselang beberapa pekan setelah sebuah kritikan tajam yang diberikannya kepada Xi Jinping.

Dalam sebuah tulisan yang dibagikan Ren, ia mengatakan telah mempelajari pidato yang disampaikan Xi. Meski dalam esai tersebut tidak disebutkan nama Xi.

Ren menulis, ia tidak melihat seorang kaisar berdiri di sana memamerkan "pakaian barunya", tetapi seorang badut telanjang yang bersikeras terus menjadi kaisar.

Itu diambil dari salinan esai yang diunggah oleh China Digital Times.

Dalam sai tersebut, Ren juga mengatakan terjadi krisis di tubuh partai dan kurangnya kebebasan pers pada akhirnya telah mencegah wabah ditangani lebih cepat.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya