Berita

Foto: Repro

Publika

Mengenang Jejak Sang Maestro Rumah Empat Pilar Taufiq Kiemas Gonoharjo

MINGGU, 15 MARET 2020 | 11:28 WIB | OLEH: JAYANTO ARUS ADI

TAUFIQ Kiemas bukan sekadar mantan Ketua MPR, atau suami dari Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri. Namun putra kelahiran Bandar Lampung 31 Desember 1942 ini adalah politisi tulen dan negarawan kharismatik.

Empat pilar kebangsaan, meliputi Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan buah gagasan dari tokoh ini. Untuk mengenang jejak sang Maestro kebangsaan ini, di Kendal Jawa Tengah dibangun Rumah Empat Pilar Taufiq Kiemas.

Tentu ini bukan sekadar rumah, tetapi sebuah laboratorium, persinggahan, dan sekaligus Kawah Candradimuka bagi generasi penerus bangsa.


Bangunan berbentuk Joglo, anggun berdiri megah di tengah tengah obyek wisata Gonoharjo, Limbangan, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Sepintas melintas siapa pun pasti melirik ke bangunan Joglo ini. Apalagi arsiteknya mencolok, kokoh dengan landskape yang apik, Tulisan rumah empat pilar, DR HM Taufik Kiemas menjadi pembuka tabir, ikhwal dari bangunan tersebut.

Ya, bangunan itu bukan sembarang rumah, karena menengok ke dalam lebih tepat sebagai monumen. Tapi bukan monumen mati, dan pasif. Bukan. Sebab rumah ini bisa jadi merupakan oase untuk singgah sekaligus napak tilas, dan mengisi baterai kaum pergerakan, aktivits, juga soekarnois yang berniat menimba ilmu.

Ruang diskusinya lapang, dengan lingkungan berhawa sejuk sungguh memanjakan bagi mereka yang tengah mengash pikir, diskusi, dan dialog apa saja.

Koleksi buku bukunya pun terbilang lengkap. Buku buku politik, kliping koran, juga koleksi buku buku sejarah cukup lengkap. Sekali waktu sempatkan bertandang ke kawasan Gonoharjo ini. Dari Semarang tak butuh waktu lama, 40 menit anda sudah sampai di tempat wisata nan elok dan tengah menggeliat ini.

Wisata Sejarah

Adalah H Murdoko SH, penggagas Rumah Empat Pilar Taufik Kiemas ini. Ide yang mendasar Murdoko, mantan Ketua DPRD Jawa Tengah ini sosok Taufik Kiemas merupakan pribadi yang konsisten. Sebagai politisi dia disegani dan juga menjadi panutan tokoh tokoh lintas Parpol. Pergaulannya yang luas membuat TK, begitu tokoh asal Sumatera Selatan ini akrab disapa bisa diterima hampir di semua kalangan.

“Taufik Kiemas bukan hanya milik PDI Perjuangan, tetapi beliau adalah Bapak Bangsa, pandangannya yang selalu nguwongke, terbuka dan egaliter menjadi panutan tidak hanya kalangan politisi, namun juga kalangan generasi muda,’’ujar Murdoko.

Ikhwal itulah bagi Murdoko yang kini banyak berkecipung di bidang sosial kemasrarakatan berharap Rumah empat pilar Taufik Kiemas dapat menjadi rumah kebangsaaan bagi siapa pun. “Rumah ini terbuka untuk siapa saja, apalagi bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dekat tentang sosok Taufik Kiemas, ‘’ujarnya.

Sekali lagi, sekali waktu singgah di tempat yang menyejarah ini. Banyak hal yang bisa dipetik dengan berkunjung ke Gonoharjo. Tempat itu awalnya lebih dikenal dengan lokasi permandian air panas. Namun kini berkembang tidak hanya sekadar permandian air panas, tetapi merupak tempat wisata edukasi yang cukup menginspirasi.

Berada di lereng pegunungan Ungaran, pemandangannya sangat elok. Tak jauh dari lokasi itu terdapat perkebunan teh medini. Perkebunan itu juga memanjakan pemandangan indah. Ada lagi petilasan kuno, berupa candi.

Sayang kondisinya tidak begitu terawat. Padahal sesungguhnya merupakan situs sejarah yang menjadi tonggak penting. Kemudian ada juga goa Jepang. Goa ini adalah buatan, yang dijadikan tempat bersembunyi tentara Jepang dari kejaran tentara Belanda. Artinya pilihan lokasi tersebut menjadi Rumah Tempat Pilar Taufik Kiemas bukan pilihan yang keliru, tetapi sangat tepat.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya