Berita

Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Petakan 3 Daerah Rawan Di Jawa Barat Saat Pilkada 2020

SABTU, 14 MARET 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia memetakan ada tiga daerah kabupaten/kota di Jawa Barat yang dinilai akan rawan saat melaksanakan Pilkada 2020.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Rahmat Baja menyatakan, kerawanan terjadi karena beberapa faktor, di antaranya letak geografis dan munculnya petahana yang berkaitan dengan netralitas ASN.

disela kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten/kota se-Jabar, di Kabupaten Majalengka, Jumat (14/3) malam.


“Tingkat kerawanan diwarnai dengan politik uang dan netralitas ASN yang paling tinggi. Dan juga netralitas penyelenggara, hal itu menjadi perhatian bagi kami begitu juga koreksi buat Bawaslu, kewaspadaan tinggi untuk teman-teman Bawaslu tingkat adhoc,” ujar Rahmat disela kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten/kota se-Jabar, Jumat malam (14/3) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jabar.

Lebih lanjut Rahmat menerangkan, ketiga daerah di Jawa Barat yang dinilai rawan antara lain, Kabupaten Cianjur, Karawang, dan Sukabumi. Di Jawa Barat sendiri, terdapat 8 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak pada September mendatang.

“Selain tiga daerah rawan, ada daerah lain yang akan melaksanakan Pilkada, yakni Kabupaten Bandung, Tasikmalaya, Pangandaran, Indramayu dan Kota Depok. Jumlah tersebut menjadi perhatian bagi kami, tapi kami lebih fokus ke tiga daerah itu,” jelasnya.

Bawaslu sudah menyiapkan langkah bersama Pemda setempat yang diharapkan Pemprov dapat memperhatikan para aparatnya di tingkat kabupaten/kota. Tujuannya, sebagai upaya antisipasi, Selain itu, ada pula patroli pengawasan yang akan kembali dihidupkan.

“Yang akan diawasi yaitu, politik uang, sinergritas ASN dan gerakan massa yang berdasarkan media sosial atau agama. Itu yang kita jaga agar tidak terjadi saat Pilkada serentak di Jabar,” pungkas Rahmat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya