Berita

Musni Umar/Net

Politik

Musni Umar: Jual Aset Untuk Biaya Pindah Ibukota Sungguh Menyedihkan

JUMAT, 13 MARET 2020 | 10:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar tidak setuju dengan ide penjualan aset negara untuk biaya pemindahan ibukota.

"Jual aset negara untuk biaya pindah ibukota sungguh menyedihkan," kata dia lewat akun Twitter @musniumar, Jumat (13/3).

Menurutnya, di tengah wabah virus baru corona (Cavid-19) yang sudah ditetapkan sebagai pandemik, pemerintah diminta fokus untuk menghadapinya.


Dan tidak kalah penting, di depan mata juga sudah mengancam krisis ekonomi.

Musni Umar menyarankan agar pemerintah fokus dua hal ini, menghadapi wabah virus corona dan ancaman krisis ekonomi.

"Saran saya yang bukan ekonom, fokus atasi virus corona yang sudah pandemik dan krisis ekonomi yang sudah di depan mata. Indikatornya rupiah sudah didoping terus melemah, saham di bursa rontok. Ekonomi kita sedang hadapi masalah," tuturnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya