Berita

Tito Karnavian/RMOL

Nusantara

Mendagri: 9 Perbatasan Dengan Malaysia Bermasalah, 2 Sudah Clear

RABU, 11 MARET 2020 | 13:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan terdapat sembilan titik batas negara permasalahan dengan negara tetangga Malaysia, dua diantaranya telah berhasil diselesaikan.

"Ada titik yang masih dipersoalkan dengan negara tetangga, contoh (di pulau) Kalimantan-Malaysia itu ada 9 titik. Di Kalbar, Kaltim dan Kaltara tapi alhamdilillah tahun ini kita selesaikan dua," kata Tito saat Rapat Koordinasi Nasional Pengamanan Perbatasan Negara, di Pullman Hotel, Jakarta Barat, Rabu (11/3).

Tujuh batas negara yang masih bermasalah itu, sambung Tito, tengah diupayakan dengan mengintensifkan melalui jalur diplomasi, pertemuan baik informal maupun formal.


Mantan Kapolri ini menambahkan, selain dengan Malaysia, batas wilayah yang menjadi masalah juga terdapat di pulau Nusa Tenggara Timor (NTT) yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

"Dengan Timor Leste juga ada beberapa titik paling tidak tiga," jelas Tito.

Selain masalah batas negara, garis tapal batas antar negara juga menjadi perhatian. Seperti dengan Papua Nugini, yang dianggap masih terlalu panjang garis tapal batasnya hingga mencapai 800 kilometer.

"Itu titik batasnya masih panjang harus dirapatkan, itu kira-kira," pungkas Tito Karnavian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya