Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Insentif Pariwisata Di Tengah Sebaran Corona Itu Super Ngawur!

RABU, 11 MARET 2020 | 07:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona baru atau Covid-19 sudah menjangkit hampir di semua negara. Negara-negara pun berlomba untuk menutup akses pintu masuk masing-masing demi meminimalisasi sebaran virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.

Namun demikian, kebijakan berbeda diambil Indonesia. Pemerintah justru memberikan gelontoran dana untuk memacu pariwisatan di tengah wabah corona yang mencekam. Beragam insentif diberikan kepada maskapai penerbangan hingga perhotelan sebagai langkah ofensif mendorong perekonomian.

Tapi bagi ekonom senior DR. Rizal Ramli, kebijakan itu justru dianggap sebagai hal yang keblinger.


“Itu ofensif tapi super ngawur,” tuturnya saat diwawancarai TV One, Selasa kemarin (10/3).

Menurutnya, Indonesia harus mencontoh negara-negara lain yang tegas membatasi kunjungan turis dari negara-negara bermasalah. Bukan malah memberi insentif untuk mengundang mereka datang dan berpotensi menyebarkan wabah corona ke Indonesia.

Kata Rizal Ramli, subsidi lebih tepat jika ditujukan untuk memompa produktivitas rakyat

“Semua negara mengurangi turisme bukan kasih insentif. Ini kok malah mau subsidi airlane, mau subsidi macem-macem, itu salah kaprah,” tegas Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya