Berita

Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

DPR: Selama Bisa Dikendalikan, Indonesia Tidak Perlu Kunci Satu Kota Karena Corona

RABU, 11 MARET 2020 | 05:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RMOL. Pemerintah Indonesia secara resmi telah mengkonfirmasi adanya 27 kasus infeksi virus corona atau Covid-19.

Berbeda dengan negara lain, Indonesia belum melakukan lock down menutup akses keluar masuk satu kota yang menjadi pusat penyebaran Covid-19.

Bagi anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menilai, penutupan kota hanya diperlukan jika kondisinya benar-benar darurat.


"Selama penyebarannya masih bisa dikendalikan, tentu belum perlu untuk mengunci satu kota tertentu," ujar Saleh Daulay kepada wartawan, Selasa (10/3).

Saleh Daulay menyebutkan, justru yang harus diwaspadai pemerintah Indonesia adalah pintu masuk ke dalam negeri.

“Temuan yang ada kan banyak yang imported case. Artinya, virus itu masuk ke Indonesia jelas-jelas dari luar negeri. Itu harus diwaspadai dan dicegah semaksimal mungkin,” jelasnya.

Politisi Partai Amanat Nasional ini berharap, virus corona dapat segera teratasi. Sehingga, masyrakat dapat beraktifitas normal tanpa dibayangi kecemasan.

"Harapannya, penyebaran virus ini segera mereda dan kita bisa hidup seperti biasanya,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya