Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemprov Jateng Monitor 38 Pasien Terkait Virus Corona

SELASA, 10 MARET 2020 | 21:16 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga saat ini sudah menangani sebanyak 38 pasien yang masuk pengawasan terkait Covid-19 atau virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, M. Yulianto, mengatakan, dari jumlah tersebut yang telah ditangani Dinkes Jateng, sebanyak 6 pasien masih berkategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Enam pasien dengan kategori PDP tersebut saat ini dirawat di RS. Moewardi dua orang, sementara masing-masing lainnya dirawat di RS. Margono, RSUD Kendal, RSUD Banyumas ada 1 dan RSUD Kardinah.


"Jumlah dan sebaran sampai hari ini kami di Jawa Tengah masih merawat 6 orang. Belum tentu covid-19 atau virus corona karena  ada gejala yang mirip," kata Yulianto, Selasa sore (10/3) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Yulianto menekankan, masyarakat jangan sampai panik dengan adanya virus corona ini. Menurutnya, dampak panik yang muncul justru memberikan efek lebih buruk bagi banyak sektor di Jawa Tengah.

Yulianto menambahkan, Virus Corona ini masuk ke dalam tubuh melalui rongga hidung. Dia memaparkan sebelum masuk ke hidung banyak media yang dapat menghantarkan virus tersebut, salah satunya adalah tangan.

Dia menghimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan tubuh dan terus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kata Yulianto, rutin mencuci tangan merupakan salah satu menjaga kebersihan dan menghilangkan virus tersebut.

"Ada cara cuci tangan yang bersih, menggunakan sabun dan air mengalir, virus akan mati. Jadi tidak perlu panik beli masker atau hand sanitizer. Cukup cuci tangan bersih rutin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh," katanya.


Apabila terjadi ledakan pasien virus corona, Yulianto mengungkap pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan rumah sakit khusus yang lokasinya relatif jauh dari pemukiman masyarakat.

Untuk sementara, pihaknya menyiapkan 13 rumah sakit di Jawa Tengah yang siap menampung pasien dalam pengawasan.

Yulianto juga mengungkapkan, pihaknya saat ini telah mengajukan pemenuhan Kebutuhan alat pelindung diri bagi tenaga medis di rumah sakit yang dipersiapkan untuk merawat PDP.
"Kami sudah siapkan 13 rumah sakit di seluruh Jawa Tengah. Semuanya siap, memiliki ruang isolasi. Dan kami sedang ajukan APD ke pemerintah pusat. Untuk sementara, jika ada indikasi, bisa dianjurkan untuk dirujuk di RS. Kariadi dan RS. Margono," pungkas dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya