Berita

Ridwan Kamil kecewa KAA 65 batal digelar/Net

Politik

KAA Batal Dihelat, Gubernur Jabar Mengaku Kecewa

SELASA, 10 MARET 2020 | 17:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku tidak senang dengan pembatalan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-65 yang sedianya dihelat pada 17-19 April 2020 di Bandung.

Pasalnya, dalam perhelatan tersebut beberapa delegasi dari sejumlah negara batal hadir akibat merebaknya virus corona baru, Covid-19.

“Saya pada dasarnya tidak terlalu suka mendengar adanya acara-acara dibatalkan. Tapi diukur melalui kewaspadaan apakah potensi terkait virus ini berhubungan langsung dengan acara termasuk Asia Afrika, nanti diukur aja oleh panitianya,” ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Command Center, Selasa (10/3).


Kendati demikian, Emil menilai negara-negara yang terlibat dalam KAA tersebut tidak termasuk dalam daftar negara-negara yang terdampak Covid-19.

“Kalau ada keilmuan dan data ilmiah yang bisa mengukur, itu tidak masalah. Dan negara yang saya undang juga tidak termasuk negara yang dalam list itu, saya kira nggak ada masalah,” imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Diakui Emil, pihaknya pun mengalami banyak penundaan agenda. Di antaranya kumpulan pengusaha Taiwan yang semulanya di bulan Maret untuk investasi, diundur ke September.

“Kemudian saya mendapat penghargaan di Arab Saudi, tadinya bulan Maret mau berangkat ternyata ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

“Jadi banyak sekali penundaan-penundaan sesuai dengan kebutuhan. Saya kira kita harus memaklumi,” tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya