Berita

Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Menurut Surya Paloh, Mempercepat Omnibus Law Sama Dengan Menyingkirkan Rintangan Pembangunan

SELASA, 10 MARET 2020 | 15:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh berharap pembahasan omnibus law bisa segera cepat selesai agar progres pembangunan nasional dapat segera berjalan.

Hal itu disampaikan Surya Paloh saat menerima kunjungan Ketum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dan jajarannya di Kantor DPP Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat.

Menurut Surya Paloh, saat ini pembangunan nasional yang dikebut pemerintah kerap berhadapan dengan kebijakan dan perundang-undangan yang bertentangan. Imbasnya, pembangunan pun terhalang.


"Mengenai masalah omnibus law, ini policy pemerintah yang menurut saya, menurut Nasdem sebagai upaya mempercepat progres pembangunan nasional yang dihadapkan berbagai rintangan," ucap Surya Paloh saat konferensi pers dikantornya, Selasa (10/3).

Hal inilah yang menjadi dasar dirinya mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan omnibus law.

"Harapan saya, ini bisa berjalan secara lebih cepat," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya