Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

MPR Desak Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MA

SELASA, 10 MARET 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta segera melaksanakan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Perpres 75/2019 tentang Jaminan Kesehatan yang berisi aturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid lantas membenarkan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD bahwa putusan MA bersifat final dan mengikat.

“Karenanya pemerintah harus melaksanakan,” ujar wakil ketua Dewan Syuro PKS itu di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (10/3).


Menurutnya, jika pemerintah tidak melaksanakan amanah Mahkamah Agung (MA) sama saja seperti tidak taat terhadap hukum.

Namun demikian, putusan ini memang seharusnya sudah dilakukan oleh pemerintah pasca ada kesepakatan dengan Komisi IX DPR.  

“Nah, kenapa tidak dilaksanakan? Tidak dilaksanakan itu saja sudah jadi masalah, apalagi sampai mendorong presiden membuat perpres,” tegasnya.

Hidayat pun mempertanyakan apakah Jokowi sudah tahu tentang isi kesepakatan antara Komisi IX dengan pemerintah mengenai iuran BPJS. Dia yakin jika presiden sudah diberi tahu, maka tidak akan ada penerbitan Perpres 75/2019.

“Saya yakin kalau Pak Jokowi dikasih tahu bahwa sudah ada kesepakatan seperti itu, saya yakin Pak Presiden tidak akan membuat perpres,” jelasnya.

“Nah ketika dia membuat perpres, di alam demokrasi ini rakyat berhak menuntut haknya dgn judicial review, benar ke MA dan MA memutuskan. Tepat MA sudah memutuskan," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya