Berita

Elite PAN saat berkunjung ke Kantor DPP Partai Nasdem/Ist

Politik

PAN Cari Jalan Agar Pileg Dan Pilpres Kembali Dipisah

SELASA, 10 MARET 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung upaya agar gelaran pilpres dan pileg kembali dipisah seperti tahun 2014 lalu.

Ketua Umum terpilih PAN, Zulkifli Hasan mengaku sepakat dengan keinginan Partai Golkar dan Nasdem yang ingin dua pemilihan itu dipisah.

"Kami sepakat tadi, memang sedang cari jalan bagaimana agar pilpres dan pileg (dipisah),” ujarnya saat berkunjung ke Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).


Menurutnya, gelaran pilpres harus punya wibawa. Sebab yang dipilih oleh rakyat adalah seorang kepala pemerintahan sekaligus kepala negara.

“Oleh karena itu, bagaimana jalan keluar supaya dipisah, waktunya tidak sama," jelas wakil ketua MPR itu.

"Kami lagi cari jalan, apakah UU atau Amandemen UUD nanti, ya sehingga bisa pemilu legislatif dan pilpres bisa dipisah," sambungnya.

Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan bahwa berdasarkan UU Pemilu dan UU Pilkada, yang dimaknai sebagai pemilihan umum untuk memilih anggota perwakilan rakyat di tingkat pusat, yaitu presiden dan wakil presiden, DPR, serta DPD tidak dipisahkan satu sama lain.

Hal itu disampaikan Majelis Hakim MK saat sidang putusan uji materi tentang keserentakan pemilu yang diatur dalam pasal 167 ayat 3 UU 7/2017 tentang Pemilu dan pasal 201 ayat 7 UU 10/2016 tentang Pilkada yang dimohonkan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya